Kamis, 05 Oktober 2023

Suatu Sisi dalam Hidupmu

 Cerpen Suatu Sisi Dalam Hidupmu

Karya Andriani

 

Siang ini begitu teriknya, matahari bersinar tak ada kompromi, menyengat dan membakar bumi, begitu panasnya. Aku berjalan terseok-seok membawa satu bakul nasi, yang harus masih panas, dua termos air panas dan dua lembar kain lap bersih. Ah, emak, kalau bukan karena perintah emak, aku tak akan maumembawa barang berat ini. Tapi emak, emak yang memerintah! Aku tak mau dibilang anak durhaka. Jadi, yah, siang yang panas ini aku harus mengantar pesanan emak. Emak adalah tulang punggung keluarga, kalau tidak ada emak mungkin aku tidak bisa merasakan nikmatnya sekolah, belajar, berteman dan semua yang menyenangkan. Sedangkan bapak, bapak tidak bisa diandalkan. Setiap hari selalu saja berjudi. Kalau tidak berjudi, ya, tidur molor di rumah. Dia sangat menyebalkan, tapi walaupun menyebalkan dan aku membencinya, dia adalah bapakku. Kasihan emak yang selalu menderita, kadang aku berpikir, coba kalau emak jadi bapak dan bapak jadi emak, mungkin keadaannya akan lebih lumayan.

 

“Aduh...”, tiba-tiba aku menabrak seseorang.

 

Krompyang...krompyang...krompyang, semua bawaanku jatuh berantakan, tapi untung saja bakul nasi sudah kubungkus dan kuikat rapat-rapat, kalau tidak, wah gawat, emak bisa nyanyi nih. Eh, iya, siapa yang kutabrak tadi, ya? Aku mengangkat kepala dan, ya ampun!!! Kerennya, aduh mak, pakai dasi, rapi, necis, waduh-duh! Mesti orang gedongan nih.

 

“Maaf...”, tiba-tiba dia bersuara.

 

Aduh emak, copot jantungku. Waduh, gimana ya, gawat bin gawat nih. Wah, keadaan darurat..., cepat-cepat aku membereskan bawaanku dan cepat-cepat kuayunkan kakiku, baru beberapa langkah...

 

“Eh, nona, permisi, maaf, aku tadi tidak sengaja”, katanya lagi.

 

“Sudahlah, aku yang salah. Maaf ya, permisi”, kataku kemudian dan akupun berjalan tergesa-gesa meninggalkannya.

 

Dari kejauhan dia masih memanggilku, “Nona, nona tunggu!”, tapi aku tak menggubrisnya. Aku malu! Bagaimana tidak? Dandananku amburadul, dan dia necis. Oh, dia, dia memanggilku nona, hi..hi..hi, lucu juga ya. Seumur-umur baru kali ini aku dipanggil nona. Ah, sudahlah, kalau melamun terus bisa-bisa nanti menabrak lagi.

 

Ah, capeknya, dari tadi siang aku harus membantu emak melayani pembeli. Lumayan banyak sih, sopir-sopir bus, sopir truk, penumpang-penumpang bus. Walaupun setiap hari dapat untung banyak, tetapi kalau aku sih, lebih baik tidak dapat uang daripada capek, tapi gimana lagi ya?!

 

Setiap hari kehidupanku selalu begini, pagi sekolah, siang sampai malam membantu emak. Malam hari, setelah membantu emak, aku belajar. Untungnya, aku tidak mempunyai adik maupun kakak, jadi kasih sayang emak selalu terlimpah padaku. Setiap aku datang ke warung emak untuk membantu, emak sembari melayani pembeli, selalu menanyakan bagaiamana keadaanku, tentang sekolahku dan mengenai teman-temanku, dan akupun selalu menjawabnya dengan antusias dan bersemangat, walaupun aku tahu kalau emak kadang memperhatikan kadang pula tidak mendengarkan, tapi aku peduli, karena dengan bercerita pada emak, aku dapat menumpahkan semua isi hatiku.

 

Aku merasa puas, walaupun aku terlahir dari keluarga yang tak mampu, aku tak menyesal. Aku mempunyai emak yang selalu menyayangiku dan selalu mencukupi kebutuhanku walaupun masih kurang. Ah, itu tidak apa-apa. Tapi aku tak mau menceritakan bapak, karena aku memang tak tau apa yang harus diceritakan, lain halnya jika aku menceritakan emakku.

 

Kalau sedang tidak ada pembeli, kadang aku duduk melamun melihat orang-orang yang bermacam-macam bentuk jenisnya berlalu lalang. Dari orang yang berdasi dan bersaku tebal sampai anak kecil yang tak berbaju. Sebenarnya Tuhan itu Maha Adil, diciptakannya bermacam-macam manusia, ada yang kaya, ada yang miskin, yang kaya harus membantu yang miskin, dan yang miskin harus menghormati yang kaya. Ah, benar-benar komplit.

 

Pada suatu sisi, ada orang yang makan dengan lahap segala makanan yang terhidang di hadapannya, di sampingnya duduk seekor anjing kecil, manis, tapi menurutku menjijikkan juga karena lidahnya yang selalu terjulur keluar dan meneteskan air liur. Si wanita yang mempunyai anjing itu makan dengan lahapnya tanpa memperdulikan sekelilingnya dan setelah selesai, ia memberikan makanan yang belum disentuhnya pada anjing tersebut. Di sisi yang lain, ada seorang gelandangan yang mengais makanan di tong-tong sampah, jika mencari sisa-sisa makanan. Bila mendapatkan sisa makanan, tanpa memperdulikan apakah makanan itu layak atau tidak untuk dimakan, disantapnya dengan lahap. Begitu berbedanya suatu keadaan semacam ini.

 

Kadang, aku berpikir jika aku mempunyai kuasa seperti Tuhan, aku akan mengubah semua keadaan ini. Ah, kubayangkan bagaimana jika yang kaya berubah menjadi miskin dan si miskin berubah menjadi kaya, tak bisa kubayangkan jadinya.

 

Adzan Ashar menggema, seiring dengan terdengarnya suara deru mobil di luar, lamunanku menjadi buyar. Ah, kenangan masa lalu dan akupun bangkit serta melihat dari balik gorden jendela. Di luar sana, suamiku bersama anak laki-lakiku yang baru pulang dari les baru turun dari mobil. Suamiku, orang yang kutabrak dulu.

 

Aku tersenyum terkenang masa lalu, betapa indahnya. Dan akupun berjalan menyambut mereka.

 

Emak..., suatu kata yang penuh arti untukku.

Selasa, 03 Oktober 2023

Dampak Merokok bagi Pelajar

 Dampak Merokok bagi Pelajar

 

https://health.grid.id/read/353415945/indonesia-darurat-perokok-anak-pemerintah-didesak-segera-sahkan-revisi-pp-109-tahun-2012?page=all


Sebagai manusia, tentunya kita ingin tubuh kita sehat. Cara untuk mendapatkan hidup sehat adalah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang dapat mengganggu kesehatan. Salah satu hal yang menjadi faktor terganggunya kesehatan adalah rokok. Rokok adalah silinder dari kertas yang berisi cacahan tembakau dan mengandung zat kimia. 

Akhir-akhir ini, banyak pelajar SMP dan SMA yang sudah mengkonsumsi rokok dengan bebas. Padahal sejatinya, mereka masih tergolong di bawah umur. Merokok pastinya sangat mempengaruhi kehidupan pelajar. Lalu, apakah dampak dan bagaimana cara mengatasinya?

Saat ini, terdapat 1.100 juta penghisap rokok di dunia. Setiap tahunnya. 4 juta orang meninggal karena rokok. Berdasarkan laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 250 juta anak beresiko meninggal apabila tidak segera dicegah untuk merokok.

Di Indonesia sendiri, fenomena pelajar di bawah umur yang merokok juga sudah semakin marak. Hasil dari survei di beberapa SMP menunjukkan sebanyak 40 persen siswa sudah pernah mencoba rokok. Berdasarkan data Yayasan Jantung Indonesia, sebanyak 77 persen dari siswa yang merokok melakukan hal tersebut karena ditawari teman.

Mayoritas siswa beranggapan bahwa dengan merokok, mereka akan terlihat lebih keren dan dewasa. Selain itu, siswa juga beranggapan bahwa dengan merokok, mereka akan lebih mudah mendapatkan teman bergaul. Alasan lain yang membuat siswa merokok adalah menurut mereka, rokok dapat menghilangkan kantuk, suntuk, dan stres.

Padahal, pada dasarnya merokok lebih banyak dampak negatifnya dibanding dengan dampak positifnya. Dampak negatif bagi pelajar adalah menyebabkan prestasi menurun karena siswa akan tidak fokus pada pelajaran. Bau menyengat yang ditimbulkan oleh rokok juga menyebabkan orang lain merasa risih.

Selain itu, zat kimia yang dikandung oleh rokok juga menyebabkan hancurnya organ-organ tubuh. Zat kimia yang dikandung rokok juga menimbulkan berbagai komplikasi pada tubuh seperti kanker, serangan jantung, penyakit paru-paru, penyakit tenggorokan, gangguan pada pita suara, dan lain-lain.

Oleh karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk meminimalisir jumlah perokok. Sudah banyak slogan-slogan yang melarang kita untuk merokok. Bahkan semua produk rokok, sekarang sudah tertera bahaya merokok di kemasannya.

Pemerintah juga telah melarang untuk tidak merokok sembarangan, karena asapnya juga menyebabkan polusi. Pemerintah juga telah memasukkan materi bahaya merokok pada kurikulum sekolah dengan slogan ‘Hindarkan dan Jauhkan Sekolah dari Asap Rokok’ di buku pegangan siswa.

Secara umum, merokok hanya menimbulkan kerugian. Banyak orang meninggal dan menderita penyakit kronis karena mengkonsumsi rokok. Oleh karena itu, perlu ditumbuhkan kesadaran bagi pelajar dan masyarakat lainnya terhadap bahaya merokok. Orang tua sangat berperan penting dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Selain itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisir jumlah perokok.

 

https://www.ruangguru.com/blog/contoh-teks-tanggapan

Pengaruh Gadget Terhadap Remaja

 Pengaruh Gadget Terhadap Remaja

 


Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan gawai di kalangan remaja. Banyak remaja yang menghabiskan waktunya untuk bermain gawai seperti bermain game dan membuka situs-situs yang dilarang. Hal tersebut pasti dapat membawa dampak dan pengaruh negatif terhadap perkembangan pola pikir dan lingkungan remaja. Selain itu, hal ini juga dapat menurunkan konsentrasi mereka dalam belajar.

Gawai juga memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh, karena gawai mengeluarkan banyak radiasi yang secara tidak langsung dapat merusak mata dan saraf otak. Terlebih lagi, remaja tersebut tidak memperhatikan jarak antara mata dan gawai saat mempergunakannya.

Namun, banyak juga sisi positif yang bisa didapatkan oleh remaja jika mereka mempergunakan gawai dengan benar. Remaja bisa lebih mudah mencari informasi mengenai tugas-tugas mereka di sekolah ketika informasi dari buku pelajaran dirasa kurang. Tentunya, hal ini dapat meningkatkan prestasi dan pengetahuan mereka.

Dengan adanya gawai, orangtua juga bisa dengan mudah mengontrol anaknya saat berada di luar rumah. Remaja bisa dengan mudah memberi kabar kepada orangtua jika ada sesuatu yang mendadak. Selain itu, mereka juga bisa menghubungi teman maupun sanak saudara mereka yang lokasinya berjauhan. Canggihnya gawai juga bisa membuat remaja mengetahui perkembangan dunia IPTEK dengan mudah.

Secara umum, saya setuju dengan alasan-alasan yang mendukung penggunaan gawai di lingkungan remaja. Tetapi ada juga dampak negatif yang bisa timbul akibat pemakaian gawai. Jadi, sebaiknya para orang tua tidak memberikan kebebasan dan memberikan batasan tertentu kepada anaknya untuk bermain dan memiliki gawai, karena gawai dapat membawa dampak negatif pada kehidupan remaja.

 

https://www.ruangguru.com/blog/contoh-teks-tanggapan

Gerhana Matahari dan Mitos Kebutaan

Gerhana Matahari dan Mitos Kebutaan

 


https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/01482172/gerhana-matahari-dikaitkan-dengan-lebaran-pakar-jelaskan-faktanya

Berbicara mengenai gerhana matahari, mungkin banyak diantara kita yang bertanya, sebenarnya melihatnya secara langsung bisa menyebabkan buta, itu sebuah mitos atau fakta?

Ketika menanggapi tentang fenomena alam tentunya kita bisa mengetahuinya lewat ilmu sains. Namun sebenarnya gerhana matahari itu?

Gerhana matahari adalah sebuah fenomena dimana posisi bumi, matahari dan bulan sejajar dan berada pada satu garis lurus. Pada saat itu Bulan akan melintas di antara bumi dan matahari, untuk beberapa waktu cahaya matahari ke bumi akan terhalang oleh bayangan Bulan.

Ketika fase total itu terjadi bulan menutupi matahari, korona matahari akan terlihat seperti menjulur dari pinggir bagian yang ditutupi oleh bulan. Lantas apa hubungan fenomena tersebut dengan kebutaan mata?

Menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional atau LAPAN, melihat gerhana matahari total secara langsung bisa menyebabkan kebutaan adalah mitos modern.

Yang benar adalah cahaya matahari pada saat gerhana maupun dalam kehidupan sehari-hari sama-sama berbahaya, untuk itu jangan melihat matahari secara langsung sebab dapat merusak mata, lebih tepatnya pada bagian retina.

Kerusakan pada retina yang dimaksud adalah terjadinya solar retinopathy, suatu penyakit pada mata yang gejalanya muncul titik hitam pada setiap kamu memandang, dan penyakit ini akan sulit untuk disembuhkan.

Penyebabnya bisa jadi ketika fase gerhana Matahari total terjadi, suasana menjadi sangat gelap dan pupil mata membesar mencoba untuk menangkap cahaya sebanyak mungkin . Tetapi ketika fase total berakhir dan bulan mulai bergeser, cahaya matahari akan terang kembali, perpindahan dari gelap menjadi terang itulah yang sangat berbahaya.

Melihat dari faktor yang sudah diuraikan tersebut, pertanyaan melihat gerhana matahari bisa menyebabkan kebutaan adalah mitos modern. Faktanya sinar matahari sangat berbahaya jika kita melihatnya secara langsung, baik ketika gerhana atau dalam kehidupan sehari-hari.

 

 https://www.gramedia.com/literasi/teks-tanggapan/


Budaya Populer Korea (Teks Tanggapan Kelas 9)

 

Budaya Populer Korea

https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20230303140717-234-920376/bang-si-hyuk-beberkan-soal-wamil-dan-pertumbuhan-karier-bts 

Budaya populer adalah berbagai karya yang dapat dengan mudah menyebar dan disukai oleh siapa saja dengan mudah. Terutama di kalangan remaja dan masyarakat yang lebih muda pada umumnya. Contohnya budaya populer adalah bagaimana lagu, serial, dan Film Korea menyerbu masyarakat Indonesia lewat ketampanan dan kecantikan khas negeri ginseng dikemas dalam drama romantis yang jenaka namun tetap menyentuh hati.

Tentunya mendapatkan hiburan dalam bentuk baru dari negeri seberang itu sah-sah saja dan justru dapat bermanfaat bagi kita pula. Entah itu melalui pengetahuan mengenai budaya luar, maupun dari sifat hiburannya saja yang seakan memberikan terapi untuk menghilangkan stress. Namun yang disayangkan adalah bagaimana bangsa kita seakan lebih tertarik pada kebudayaan tersebut.

Bagaimana tidak, banyak yang sedari kecil tertarik terhadap kebudayaan Korea karena mereka telah mengonsumsi budaya populer dari negeri ginseng tersebut. Bahkan beberapa di antaranya mampu menguasai bahasa Korea yang tidak mudah untuk dipelajari tersebut.

Lagi-lagi hal tersebut membuktikan bahwa manfaat yang didapatkan oleh masyarakat juga sangat besar. Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita juga dapat mengapresiasi kebudayaan sendiri yang sangat kaya dan beragam. Bahkan banyak orang-orang di luar sana yang tertarik terhadap budaya Indonesia yang elok ini.

Namun kita tidak dapat menyalahkan bangsa asing yang mampu merenggut hati masyarakat kita pula. Mungkin salah satu kekurangan negeri ini, baik dari pemerintah, para pelaku dunia hiburan, dan kita  sendiri yang harus bercermin sejenak untuk memikirkan katakanlah “kegagalan” ini.

  

https://serupa.id/contoh-teks-tanggapan-beserta-strukturnya-kritispujianbudaya-dsb/

Sampah Plastik (Teks Tanggapan Kelas 9)

 Sampah Plastik yang Memprihatinkan

 https://images.app.goo.gl/7iAZE2XByVMe3puL6 

Sampah merupakan produk yang mau tidak mau akan terus tercipta di roda kehidupan masyarakat modern. Keberadaannya akan terus menghampiri terutama di wilayah-wilayah yang sudah dijangkau oleh industri besar yang membuat produk kemasan yang akan meninggalkan residu tak terpakai; sampah. Salah satu bentuk sampah yang paling memprihatinkan adalah sampah kemasan semacam itu, karena biasanya terbuat dari plastik yang tidak dapat terurai oleh tanah.

Sampah semacam itu pada akhirnya akan menggenangi lingkungan kita sendiri. Baik secara harfiah maupun secara kiasan. Maksudnya, sampah tersebut akan tercecer di mana saja karena tidak dapat terurai oleh tanah. Kemudian pada akhirnya akan berakhir di sungai yang pergerakannya terhambat dan akhirnya membanjiri rumah kita juga.

Ya, dampaknya dua kali lipat dari apa yang kita bayangkan. Sampah akan merusak lingkungan tempat kita semua hidup. Selain itu sampah yang dibiarkan begitu saja juga akan mengganggu kesehatan masyarakat di sekitarnya. Karena sampah adalah salah satu sarang terbesar untuk kuman, bakteri, dan bahkan virus yang berbahaya.

Berlanjut dari sungai, sampah tersebut akan berakhir di laut dan mengganggu ketentraman ekosistem di sekitarnya. Makhluk hayati akan ikut merasakan dampak negatifnya. Salah satu contoh yang paling miris adalah bagaimana sedotan plastik ditemukan menusuk ke dalam hidung penyu yang sedang berenang bebas di alam.

Kerusakan ekosistem satwa dan fauna di dunia akan berdampak pada kehidupan kita sebagai manusia pula. Padahal kita adalah garda terdepan alam, kita yang mampu memahami bagaimana mengatasi hal ini. Meskipun, sebetulnya kita pula yang menyebabkannya.

Menimbang permasalahan tersebut, rasanya sudah menjadi kewajiban kita sebagai pelaku perusak alam lewat sampah untuk terus berusaha menanganinya. Kurang penggunaan plastik, buang sampah pada tempatnya, daur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan kembali seperti plastik dan kaleng bekas. Kita tidak dapat membiarkan hal ini merusak generasi penerus bangsa.


https://serupa.id/contoh-teks-tanggapan-beserta-strukturnya-kritispujianbudaya-dsb/

Penanganan Covid19 (Teks Tanggapan Kelas 9)

Tanggapan Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Pandemi Covid-19 tengah menghantui seluruh negeri bahkan dunia. Bahaya terbesar dari virus ini adalah penyebarannya yang sangat cepat dan eksponensial atau berlipatganda. Namun dibalik bahaya kesehatan tampaknya terdapat bahaya lain yang tersemat di dalamnya. Pandemi ini mengoyak-ngoyak persatuan bangsa.

Bagaimana tidak, rasanya setiap kebijakan pemerintah daerah dan pusat saja sulit sekali untuk menemukan titik tengah yang dapat disepakati untuk membasmi wabah ini dengan efisien. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, mengapa tampaknya banyak pihak yang justru malah saling menyalahkan. Contohnya adalah bagaimana ketika  sebagian kecil menteri mengkritik kebijakan gubernur Jakarta, Anies Baswedan yang berencana untuk mengadakan PSBB yang ketat lagi di wilayah DKI Jakarta.

Padahal, saya kira pertimbangan beliau masuk akal. Perhitungannya berdasarkan sisa jumlah kapasitas rumah sakit yang tersedia untuk menangani pasien Covid-19.  Jika tidak dilakukan PSBB ketat, maka kapasitas tersebut akan habis dalam waktu kurang dari tiga bulan saja. Namun sebagian kecil menteri tersebut mengatakan bahwa kita masih memiliki kapasitas kesehatan yang cukup.

Alasannya adalah DKI Jakarta dapat “meminjam” fasilitas kesehatan di daerah lain seperti di Provinsi Jawa Barat. Tapi bukankah itu tidak menyelesaikan masalah dan justru berpotensi menjadi masalah baru?  Bagaimana kalau justru hal tersebut menambah potensi pergerakan penyebaran pandemi? Selain itu, saya pikir sedari awal Pak Presiden sudah menginstruksikan bahwa PSBB ketat harus dilakukan jika memang dibutuhkan. Menurut saya, statistik yang diutarakan oleh Pak Anies sudah menunjukkan bahwa Jakarta membutuhkannya.

Bukan bermaksud untuk menyalahkan pemerintah pusat, buktinya sebagian pemerintah daerah juga malah membuat “keonaran” pada kondisi yang genting seperti ini. Diketahui salah satu wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah malah menggelar dangdutan dalam iklim pandemi yang tidak menentu ini. Selain itu, rasanya sebagian masyarakat juga masih benar-benar mampu mengikuti protokol kesehatan yang telah diterapkan. Awak media juga seakan gemar memberitakan hal yang menyudutkan kesalahan suatu pihak dalam penanganan Covid-19.

Pada akhirnya, jika kita terus menyalahkan salah satu pihak maka semua juga akan menjadi salah, akan ketahuan belangnya. Inti dari tanggapan saya mengenai kondisi ini adalah hal tersebut. Di tengah pandemi yang melanda ini seharusnya kita berhenti saling menyalahkan dan justru seharusnya bergotong-royong saling membantu untuk menangani melalui kebersamaan. Kebersamaan untuk kebaikan bersama pula.

 

Sumber: https://serupa.id/contoh-teks-tanggapan-beserta-strukturnya-kritispujianbudaya-dsb/  


 



Suatu Sisi dalam Hidupmu

  Cerpen Suatu Sisi Dalam Hidupmu Karya Andriani   Siang ini begitu teriknya, matahari bersinar tak ada kompromi, menyengat dan membak...