Sampah Plastik yang Memprihatinkan
Sampah
merupakan produk yang mau tidak mau akan terus tercipta di roda kehidupan
masyarakat modern. Keberadaannya akan terus menghampiri terutama di
wilayah-wilayah yang sudah dijangkau oleh industri besar yang membuat produk
kemasan yang akan meninggalkan residu tak terpakai; sampah. Salah satu bentuk
sampah yang paling memprihatinkan adalah sampah kemasan semacam itu, karena
biasanya terbuat dari plastik yang tidak dapat terurai oleh tanah.
Sampah semacam
itu pada akhirnya akan menggenangi lingkungan kita sendiri. Baik secara harfiah
maupun secara kiasan. Maksudnya, sampah tersebut akan tercecer di mana saja
karena tidak dapat terurai oleh tanah. Kemudian pada akhirnya akan berakhir di
sungai yang pergerakannya terhambat dan akhirnya membanjiri rumah kita juga.
Ya, dampaknya
dua kali lipat dari apa yang kita bayangkan. Sampah akan merusak lingkungan
tempat kita semua hidup. Selain itu sampah yang dibiarkan begitu saja juga akan
mengganggu kesehatan masyarakat di sekitarnya. Karena sampah adalah salah satu
sarang terbesar untuk kuman, bakteri, dan bahkan virus yang berbahaya.
Berlanjut dari
sungai, sampah tersebut akan berakhir di laut dan mengganggu ketentraman
ekosistem di sekitarnya. Makhluk hayati akan ikut merasakan dampak negatifnya.
Salah satu contoh yang paling miris adalah bagaimana sedotan plastik ditemukan
menusuk ke dalam hidung penyu yang sedang berenang bebas di alam.
Kerusakan
ekosistem satwa dan fauna di dunia akan berdampak pada kehidupan kita sebagai
manusia pula. Padahal kita adalah garda terdepan alam, kita yang mampu memahami
bagaimana mengatasi hal ini. Meskipun, sebetulnya kita pula yang
menyebabkannya.
Menimbang
permasalahan tersebut, rasanya sudah menjadi kewajiban kita sebagai pelaku
perusak alam lewat sampah untuk terus berusaha menanganinya. Kurang penggunaan
plastik, buang sampah pada tempatnya, daur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan
kembali seperti plastik dan kaleng bekas. Kita tidak dapat membiarkan hal ini
merusak generasi penerus bangsa.
https://serupa.id/contoh-teks-tanggapan-beserta-strukturnya-kritispujianbudaya-dsb/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar