Penulisan Huruf Miring
Dalam
penulisan huruf miring ada beberapa kaidah yang harus diperhatikan agar
tulisan kita benar dan mudah untuk dipahami.
a. Huruf miring dalam cetakan yang dipakai untuk
menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.
Contoh :
1.
Buku Mujizat Salat dan Doa
2.
Koran Jawa Pos
b. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk
menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata.
Contoh :
1.
Dia bukan ditipu, tetapi penipu
2.
Bab ini tidak membicarakan pemenggalan
suku kata
c. Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menulis
kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali telah disesuaikan ejaannya.
Contoh :
1.
Nama ilmiah dari padi adalah Oriza Sativa
2.
Lalat buah, Dropshophila melanogaster, memiliki
13.600 gen.