Dalam penulisan huruf kapital ada beberapa
kaidah yang harus diperhatikan agar tulisan kita benar dan mudah untuk dipahami.
a.
Huruf kapital sebagai huruf pertama kata pada
awal kalimat.
Contoh :
1.
Dia adalah siswa yang pandai
2.
Apakah Bayu sudah berangkat?
b.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
pada kalimat langsung.
Contoh ;
1.
Deni berkata, “Mengapa mereka tidak masuk
sekolah?”
2.
“Tadi malam Andin pergi ke pasar sayur,”
kata Dika
c.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, agama, dan kitab suci.
1.
Allah SWT
2.
Hamba-Mu
d.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
1.
Rasulullah
2.
Kiai Haji Ahmad Dahlan
e.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau dipakai sebagai
pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
Contoh :
1.
Gubernur Jawa Timur
2.
Jawa Timur
f.
Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama
unsur nama orang.
Contoh :
1.
Tsabita Kamilah Azkadina
2.
Putri Qoriasiatul Khotijah
3.
Muhamad Arif Zakaria
g.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
nama bangsa, suku, dan Bahasa.
Contoh :
1.
bangsa Indonesia
2.
bahasa Jawa
h.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
nama tahun, bulan, hari raya, dan peristiwa sejarah.
Contoh :
1.
tahun Hijriyah
2.
bulan Agustus
i.
huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
nama geografi, namun tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak
menjadi unsur nama diri. Huruf kapital tidak pula dipakai sebagai huruf pertama
nama goegrafi yang digunakan sebagai nama jenis.
Contoh :
1.
Asia Tenggara vs
daerah tenggara
2.
Danau Toba vs
air danau
3.
Pulau Jawa vs
gula jawa
j.
Huruf kapital digunakan untuk semua unsur nama
negara, Lembaga negara, pemerintahan, dan ketatanegaraan, serta nama dokumen
resmi kecuali kata seperti dan.
Contoh :
1.
Republik Indonesia
2.
Madrasah Tsanawiyah Negeri
k.
Huruf kapital digunaka sebagai huruf pertama
semua kata di dalam nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan kecuali
konjungsi dan preposisi yang tidak terletak di posisi awal.
Contoh :
1.
Ia adalah penulis buku Hak Gus Dur
untuk Nyleneh.
2.
Sudah dua bulan keluarga kami berlangganan surat
kabar Jawa Pos.
l.
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama
unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan.
Contoh :
1.
S.Pd. (sarjana Pendidikan)
2.
Prof. (professor)
m.
Huruf kapital digunakan sebagai kata sapaan dan
pengacuan dalam hubungan kekerabatan.
Contoh :
1.
“Selamat malam, Bapak.” Ujar Rendi
2.
Surat Saudara sudah saya terima.
n.
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata
ganti Anda.
Contoh :
1.
Sudahkah Anda paham?
2.
Pesan Anda telah kami terima.
Sumber :
Kosasih, E. 2012. 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Bahasa Indonesia.
Bandung: Yrama Widya